MENJADI PEMIMPIN YANG BERDAMPAK

Manajemen adalah bagian integral dari kepemimpinan. Dapat dikatakan bahwa manajemen tidak bisa dipisahkan dari kepemimpinan, dan sebaliknya. Dalam hubungan ini, berbicara tentang manajemen berarti berbicara tentang kepemimpinan, karena pada saat pemimpin melaksanakan upaya memimpin, ia seharusnya memiliki kompetensi memanejemeni. Kepemimpinan dan jabatan adalah dua hal yang berbeda. Kepemimpinan merupakan kompetensi, sedangkan jabatan adalah posisi yang diduduki oleh seseorang. Terutama di era industri 4.0.

Pembukaan Workshop Manajerial dan Kepemimpinan

Menjawab tantangan ini, pada tanggal 3 Oktober 2022, SMK Negeri 1 Tapen mengadakan kegiatan workshop manajerial dan kepemimpinan yang dilaksanakan mulai 08.30-10.30 WIB di laboratorium komputer 8. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang guru dan 20 orang siswa. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan Narasumber Bapak Mogi Bian Darmawan. Bapak Mogi Bian Darmawan merupakan alumnus IPB tahun 2017 lulusan agronomi dan hortikultura. Saat ini, beliau sedang mengenyam pendidikan Pascasarjana di universitas Gajah Mada dan University of Ager di Norwegia.

Biodata Singkat Narasumber

Workshop Manajerial dan Kepemimpinan ini dibuka oleh Bapak Asyik Sulaiman, S.Pd., M.Pd selaku kepala sekolah. Beliau menyampaikan bahwa adanya revolusi industri menuntut kita untuk terus belajar. Termasuk menjadi pemimpin yang tegas dan menyenangkan.

Workshop Daring Manajerial dan Kepemimpinan

Sebelum menjadi pemimpin dan mengubah lingkungan, kita haruslah mengubah diri sendiri terlebih dulu. Karena setiap kita adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Tiga jenis kepemimpinan, yaitu memimpin diri sendiri, memimpin tim, dan memimpin organisasi. Kemampuan memimpin ini dimulai dengan hal-hal yang sederhana untuk menyelesaikan hal lain yang lebih kompleks. Lima poin untuk mengembangkan kepemimpinan diri, yaitu kesadaran diri, tanggung jawab, integritas, proaktif, dan Self growth.

Sesi tanya jawab dengan guru

Usai memaparkan materi, Bapak Bian memberikan kesempatan pada peserta untuk bertanya. Beberapa siswa dan guru antusias untuk bertanya dan menanggapi materi. Akhirnya, workshop ditutup dengan doa. Dengan adanya workshop ini semoga kita dan para anak didik menjadi pemimpin yang amanah.

Umpan Balik dari Siswa


“Dengan adanya workshop ini saya bisa menambah pengalaman dan pengetahuan, mengasah kemampuan organisasi, bisa berkontribusi untuk sekolah, memperluas jangkauan pertemanan, dan memberikan manfaat bagi sesama.” Ujar Adeliya Lestari, siswa kelas XII Multimedia┬╣, selaku salah satu peserta workshop.

Leave a Reply

Your email address will not be published.